PEMASARAN DALAM BERWIRAUSAHA
Makalah ini disusun untuk memenuhi Ujian Akhir Semester
pada Mata Kuliah Bahasa Indonesia
Dosen Pengampu: Isriani Hardini, M.A.
Di Susun Oleh :
Ahmad Saifur
Rijal 2013316001
Siti Kholifah 2013316020
Siska Mayasari 2013316021
Sela Fitriyani 2013316025
PRODI EKONOMI SYARIAH-NON REGULER
JURUSAN SYARIAH DAN EKONOMI ISLAM
INSTITUT AGAMA ISLAM
NEGERI PEKALONGAN
2016
KATA PENGANTAR
Segala puji kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang
Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah ini dengan baik sesuai dengan waktu yang telah kita
tentukan.
Makalah ini membahas tentang “PEMASARAN DALAM
BERWIRAUSAHA”. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan dapat
kita pelajari kembali pada kesempatan yang lain untuk kepentingan proses
belajar kita terutama dalam bidang kewirausahaan.
Didalam
penulisan makalah ini ternyata tidak dapat terlepas dari berbagi pihak. Untuk
itu kami menyampaikan rasa terima kasih kepada :
1.
Isriani
Hardini, MA. selaku dosen pengampu mata kuliah Bahasa Indonesia
2.
Berbagai
pihak lain yang tidak mungkin kami sebutkan satu persatu yang telah membantu
dalam penulisan makalah ini.
Dalam penyusunan makalah ini tentu jauh dari
sempurna, oleh karena itu segala kritik dan saran sangat kami harapkan demi
perbaikan dan penyempurnaan makalah ini dan untuk pelajaran bagi kita semua
dalam pembuatan makalah-makalah yang lain di masa mendatang. Semoga dengan
adanya makalah ini kita dapat belajar bersama demi kemajuan ilmu pengetahuan.
Pekalongan,
30 November 2016
Penulis
DAFTAR ISI
COVER
...................................................................................................
i
KATA PENGANTAR
............................................................................ ii
DAFTAR ISI
..........................................................................................
iii
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
............................................................................ 1
B.
Rumusan
Masalah .......................................................................
2
C.
Tujuan
Masalah
........................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN
A.
Strategi
Pemasaran dalam Berwirausaha .................................... 3
B.
Mekanisme
yang Digunakan dalam Wirausaha .......................... 5
C.
Faktor-faktor
yang Mempengaruhi Strategi Pemasaran ............. 6
BAB III PENUTUP
..............................................................................
10
DAFTAR PUSTAKA ...........................................................................
11
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Dalam
berwirausaha tentunya banyak aspek yang harus kita perhatikan dari mulai
perencanaan sampai dengan strategi pemasaran. Disini kami akan membahas sedikit
mengenai “PEMASARAN DALAM BERWIRAUSAHA”. Seperti yang kita ketahui bahwa
pemasaran dalam wirausaha adalah salah satu faktor yang sangat penting. Jika
kita tidak mempunyai strategi dalam pemasaran, maka kita tidak dapat mengetahui
akan dibawa kemana hasil produksi kita. Pemasaran
dalam usaha bisa melalui Buzz marketing, Funneling, membuat club penggemar
produk atau jasa, konsep aida, nilai tambah, teknik diskon, riset pasar dan
pemasaran melalui internet.
Alasan judul makalah ini kami buat karena kami berharap pembaca
bisa mengetahui bagaimana strategi pemasaran yang baik dalam berwirausaha.
Seperti yang kita tahu saat ini wirausaha berlomba-lomba dalam menawarkan
produknya agar laku keras di masyarakat. Pada era sekarang masyarakat lebih
banyak yang menggunakan internet untuk melakukan pemasaran pada produknya karena
memang sekarang banyak sekali sosial media untuk menunjang wirausaha mereka.
Apalagi jika produsen menawarkan diskon besar-besaran sudah pasti produk yang
kita jual akan laku keras. Peminatnya pun dari berbagai kalangan mulai anak
muda hingga ibu rumahtangga. Diskon dan internet adalah salahsatu strategi yang
bagus dalam berwirausaha.
Topik ini sangat penting dan menarik untuk dibahas karena ini bisa
sebagai acuan para pengusaha baru dalam strategi pemasaran produknya. Mereka
bisa melalukan berbagai cara dalam penjualan produknya, tidak terpaku hanya
pada satu metode pemasaran saja. Karena dalam makalah ini kami membahas
beberapa cara strategi pemasaran yang baik dan benar.
B.
Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah ini adalah sebagai
berikut :
1.
Apa
strategi pemasaran dalam sebuah wirausaha?
2.
Bagaimana
mekanisme yang digunakan dalam wirausaha?
3.
Apa
saja Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Strategi Pemasaran?
C.
Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :
1.
Menjelaskan
bagaimana cara strategi pemasaran dalam berwirausaha yang baik.
2.
Menjelaskan
faktor-faktor yang mempengaruhi strategi
pemasaran dalam berwirausaha.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Perencanaan Atau Strategi Pemasaran
Beberapa wirausaha telah memulai bisnis mereka dengan produk atau
jasa yang mereka kembangkan atau yang mereka minati secara mendalam. Kekeliruan
mereka adalah menyangka bahwa pelanggan menginginkan produk atau jasa mereka.
Padahal memciptakan permitaan itu menyerap banyak waktu, tenaga dan
uang. Jika bisnis anda memasuki pasar yang tidak ada, sebagian besar waktu,
tenaga uang anda akan dikeluarkan untuk menemukan pasar baru atau membujuk
orang untuk mengubah pola pembelian nya dan membeli dari perusahaan anda bukan
dari perusahaan pesaing anda.
Produk atau jasa anda hendaknya mampu memberikan cara yang lebih
baik dalam melakukan sesuatu kepada pelanggan. Karena ukuran bisnis anda, anda
tidak menjual kepada semua orang. Anda haruslah mengidentifikasi dan memusat pada suatu pangsa-pangsa tertentu dari pasar keseluruhan. Pangsa pasar
dapat digolongkan menurut pendapatan,
daerah geografis, jenis kelamin, mode atau minat.[1]
Oleh karena itu kita membutuh kan perencanaan pasar. Perencanaan
adalah proses menentukan bagaimana organisasi bisa mencapai tujuannya.
Perencanaan adalah proses menentukan dengan tepat apa yang akan dilakukan
organisasi atau mencapai tujuannya. Perencanaan juga bisa didefinisikan sebagai
perkembangkan sisitem dari program tindakan yang ditunjukan pada pencapaian
tujuan bisnis yang telah disepakati dengan proses analisis, Evaluasi, Seleksi
di antara kesempatan- kesempatan yang diprediksi terlebih dahulu.[2]
Ada 10 langkah dalam perencanaan strategik :
1.
Membangun
suatu visi yang jelas dan diterjemahkan menjadi pernyataan misi yang mempunyai
arti .
2.
Mendefinisikan
kompetensi iti perusahaan dan segmen pasarnya, dan meletakkan bisnis dalam
posisi untuk dapat bersaing secara ekfektif.
3.
Melakukan
penilaian terhadap kekuatan dan kelemahan perusahaan.
4.
Menganalisis
sekeliling untuk mendapatkan peluang dan mencermati ancaman nyata yang
dihadapi.
5.
Identifikasi
faktor-faktor kunci untuk keberhasilan bisnis.
6.
Analisis
para pesaing.
7.
Menciptakan
tujuan dan cita-cita perusahaan.
8.
Formulasi
pilihan-pilihan strategis dan memilih strategi yang sesuai.
9.
Menjabarkan
perencanaan strategis kedalam rencana tindakan.
10.
Melakukan pengndalian yang cermat.[3]
Program perencanaan mempuyai banyak keuntungan. Pertama membantu
wirasuwastawan berorientasi ke masa depan. Wiraswastawan dipaksa untuk
memproyeksikan apa yang akan mereka hadapi dimasa mendatang.Kedua, koordinasi
keputusan. Keputusan hendaknya tidak dibuat sekarang tanpa adanya gagasan
tentang bagaimana ia akan mempengaruhi keputusan yang harus dibuat besok.
Fungsi perencanan membantu wirastawan dalam usahanya mengkoordinasikan
keputusan. Tiga, perencanaan menekankan tujuan organisasional.karena tujuan
organisosional adalah titik awal perencanaan, wiraswastawan secara konstan
diingatkan dengan apa yang ingin dicapai organisasi mereka.[4]
B. Mekanisme Dalam Kewirausahaan
Dalam mekanisme pemasaran seorang wirausaha harus mempunyai sikap
pantang menyerah, tidak takut gagal, mempunyai imajinasi yang luas, selalu
ingin tahu, dan sering mencoba serta
memiliki kemauan yang keras sebelum keberhasilan itu tercapai. Adapun
langkah-langkah pemasarannya sebagai berikut:
1.
Mendefinisikan
Situasi Bisnis
Situasi bisnis adalah telaah dimana perusahaan itu
berada. Wiraswastawan hendaknya menelaah kinerja produk dan perusahaan di masa
lalu. Jika perusahaan tersebut merupakan usaha baru,latar belakang lebih
bersifat pribadi dan menguraikan bagaimana produk/jasa dikembangkan dan mengapa
ia dikembangkan (yaitu,terpenuhinya kebutuhan konsumen).
2.
Mendefinisikan
Segmen Pasar/Peluang dan Ancaman
Segmentasi
pasar adalah proses membagi pasar kedalam kelompok homogen yang lebih kecil.Hal
ini membantu wiraswastawan mendefinisikan peluang dan memberi pendekatan untuk
memenuhi kebutuhan konsumen yang bisa di-manage.
3.
Kekuatan
dan Kelemahan
Penting
bagi wiraswasta untuk mempertimbangkan keunggulan dan kelemahan produk pada
pasar yang dituju. Kurangnya dana untuk mendukung usaha promosi besar-besaran
bisa diidentifikasi sebagai kelamahan.
4.
Penetapan
Tujuan dan Sasaran
Sebelum
keputusan strategi pemasaran bisa diuraikan, wirasuwastawan harus menetapkan
tujuan dan sasaran pemasaran realistis dan spesifik. Sasaran dan tujuan
tersebut harus menguraikan kemana perusahaan diarahkan dan menspesifikasi
hal-hal seperti pangsa pasar, laba, penjualan (menurut wilayah dan daerah,
penetrasi pasar, jumlah distributor, tingkat kesadaran, peluncuran produk baru,
kebijakan penentuan harga, promosi penjualan, dan dukungan periklanan).
5.
Mendefinisikan
Strategi Pemasaran dan Usaha yang Dilakukan
Sekali
tujuan dan sasaran ditetapkan, wiraswastawan bisa mengembangkan strategi untuk
mencapai tujuan tersebut. Strategi tersebut merespon pertanyaan : Bagaimana
kita akan kesana? Penting sekali bahwa strategi dan tindakan yang diambil
bersifat spesifik dan terperinci.
6.
Perencanaan
Tanggung Jawab Implementasi
Penulisan
rencana pemasaran hanya merupakan awal dari proses pemasaran. Rencana harus
diimplementasikan dengan efektif untuk memenuhi tujuan yang diinginkan.
7.
Penganggaran
Strategi Pemasaran
Keputusan
perencanaan efektif harus
mempetimbangkan biaya-biyaya dalam implementasi tersebut.
8.
Monitor
Kemajuan Usaha Pemasaran
Monitoring
rencana melibatkan penjajakan hasil-hasil tertentu dari usaha pemasaran. Data
penjualan menurut produk, daerah, perwakilan penjualan, dan tempat penjualan
adalah hasil tertentu yang harus dimonitor.[5]
C. Faktor-faktor yang Mempengaruhi
Setrategi Pemasaraan
Faktor-faktor yang
mempengaruhi strategi pemasaran.
1.
Lingkungan
Mikro
Lingkungan mikro terdiri dari para pelaku dalam lingkungan yang
langsung berkaitan dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuannya untuk
melayani pasar, yaitu :
a.
Perusahaan
Yaitu
struktur organisasi perusahaan itu sendiri. Strategi pemasaran yang diterapkan
oleh bagian manajemen pemasaran harus memperhitungkan kelompok lain di
perusahaan dalam merumusan rencana pemaasarannya, seperti manajemen puncak,
keuangan perusahaan, penelitian dan pengembangan, pembelian, produksi, dan
akuntansi serta sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan, karena manajer pemasaran
juga harus bekerja sama dengan para staff di bidang lainnya.
b.
Pemasok
atau Supplier
adalah
perusahan-perusahaan dan indifidu yang menyediakan sumberdaya yang dibutuhkan
oleh perusahaan dan para pesaing untuk memproduksi barang dan jasa tertentu. Kadng
kala perusahaan juga harus memperoleh tenagakerja, peralatan, bahan bakar,
listik dan faktor-faktor lain.
c.
Para
Pelanggan
Yaitu
pasar sasaran suatu perusahaan yang menjadi konsumen atas barang atau jasa yang
ditawarkan perusahan apakah individu-individu, lembaga-lembaga,
organisasi-organisasi, dan sebagainya.
d.
Para
pesaing
Dalam
usahanya melayani kelompok pasar pelanggan, perusahaan tidaklan sendiri. Usaha
suatu perusahaan untuk membangun sebuah sistem pemasaran yang efisien guna
melayani pasar gelati disaingi oleh perusahaan lain. Sistem pemasaran yang
diterapkan perusahaan dikelilingi dan dipengaruhi sekelompok pesaing. Para
pesaing ini perlu diindetifiksi dan dimonitor segala gerakan dan tindakannya
didalam pasar.
e.
Masyrakat
Umum
Sebuah
perusahaan harus memperhatikan sejumlah besar lapisan masyarakat yang tentusaja
besar atau kecil menaruh perhatian terhadap kegiatan-kegiatan perusahaan,
apakah mereka menerima atau menolak metode-metode dari perusahaan dalam
menjalankan usahanya, karena kegiatan perusahaan pasti mempengaruhi minat
kelompok lain, kelompok-kelompok ini lah, yang menjadi kelompok masyarakat
umum. Masyarakat umum dapat mempelancar atau sebaliknnya dapat sebagai
penghambat kemampuan perusahaan untuk mencapai sasarannya.
2. Lingkungan Makro
Lingkungan makro terdiri dari kekuatan-kekuatan yang bersifat
kemasyarakatan yang lebih besar dan mempengaruhi semua pelaku dalam lingkungan
mikro perusahaan, yaitu :
a.
Lingkungan
demografis atau kependudukan
Lingkungan
demografis atau kependudukan menunjukkan keadaan keadaan dan permasalahan
mengenai penduduk,seperti distribusi penduduk secara geografis, tingkat
kepadatannya, kecenderungan perpindahan dari suatu tempat ketempat lain,
distribusi usia, kelahiran perkawinan, ras, suku bangsa dan struktur keagamaan.
Ternyata hal diatas dapat mempengaruhi strategi
pemasaran suatu perusahaan dalam memasarkan produknya karena publiklah
yang membentuk suatu pasar.
b.
Lingkungan
ekonomi
Lingkungan
ekonomi menunjukkan sistem ekonomi yang diterapkan, kebijakan-kebijakan
pemerintah yang berkaitan dengan ekonomi , penurunan dalam pertumbuhan pendapatan nyata, tekanan inflasi
yang berlanjutan, perubahan pada pola belanja konsumen, dan sebagainya yang
berkenaan dengan perekonomian.
c.
Lingkungan
fisik
Lingkungan
fisik menunjukkan kelangkaan bahan mentah tertentu yang dibutuhkan oleh
perusahaan, peningkatan biaya energi, peningkatan angka pencemaran, dan
peningkatan angka campur tangan pemerintah dalam pengelolaan dan penggunaan
sumber-sumber daya alam.
d.
Lingkungan Teknologi
lingkungan teknologi menunjukan peningkatan
kecepatan pertumbuhan teknologi, kesempatan pembaharuan yang tak terbatas,
biaya penelitian dan pengembangan, yang tinggi, perhatian yang lebih besar
tertuju kepada penyempurnaan bagian kecil produk dari pada penemuan yang besar,
dan semakin banyaknya peraturan yang berkenaan dengan perubahaan teknologi.
e.
Lingkungan
Sosial atau Budaya
Lingkungan
ini menunjukan keadaan suatu kelompok masyarakat mengenai aturan kehidupan,
norma-norma dan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat, padangan masyarakat
dan lain sebagainya yang merumuskan hubungan antar sesama dengan masyarakat
lainnya serta lingkungan sekitarnya
BAB III
PENUTUP
Persaingan
pasar saat ini sudah sangat pesat. Sudah banyak pengusaha-pengusaha yang
memulai usahanya. Tidak mengenal usia, anak muda pun bisa berwirausaha asal
tahu mekanisme dalam berwirausaha. Masyarakat pada era sekarangpun sangat
konsumtif, ini menjadikan peluang para pengusaha dalam menjual produknya.
Apalagi membeli barang saat ini tidak harus datang ke toko, kita bisa membeli
barang melalui online. Ini merupakan salah satu strategi pemasaran yang sangat
diminati para pengusaha saat ini.
Dalam berwirausaha kita harus
mengetahui minat para pelanggan secara mendalam. Mengetahui apa yang dibutuhkan
konsumen saat ini agar produk kita banyak peminatnya. Maka dari itu, kita butuh
perencanaan atau strategi pemasaran. Pemasaran dalam usaha bisa melalui Buzz
marketing, Funneling, membuat club penggemar produk atau jasa, konsep aida,
nilai tambah, teknik diskon, riset pasar dan pemasaran melalui internet.
DAFTAR PUSTAKA
Suhardi,
Yusuf. 2011. Kewirausahaan. Bogor : Ghalia Indonesia
Prawirokusumo,
Soeharto. 2010. Kewirausahaan dan Manajemen Usaha Kecil. Yogyakarta :
BPFE
1 Geoffrey G.
Meredith et al,Kewirausahaan Teori Dan Peraktek(Jakarta: CV Teruna
Grafica,2000),hlm231-232
[5] Sonny umarsono,Kewirausahaan(Yogyakarta:Graha
Ilmu,2010),hlm124-126

Tidak ada komentar:
Posting Komentar