Senin, 19 Desember 2016

Makalah Ekonomi

PEMASARAN DALAM BERWIRAUSAHA
Makalah ini disusun untuk memenuhi Ujian Akhir Semester
pada Mata Kuliah Bahasa Indonesia
Dosen Pengampu: Isriani Hardini, M.A.

Di Susun Oleh :
Ahmad Saifur Rijal     2013316001
Siti Kholifah                2013316020
Siska Mayasari            2013316021
Sela Fitriyani                2013316025
PRODI EKONOMI SYARIAH-NON REGULER
JURUSAN SYARIAH DAN EKONOMI ISLAM
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PEKALONGAN
2016
KATA PENGANTAR

Segala puji kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik sesuai dengan waktu yang telah kita tentukan.
Makalah ini membahas tentang “PEMASARAN DALAM BERWIRAUSAHA”. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan dapat kita pelajari kembali pada kesempatan yang lain untuk kepentingan proses belajar kita terutama dalam bidang kewirausahaan.
Didalam penulisan makalah ini ternyata tidak dapat terlepas dari berbagi pihak. Untuk itu kami menyampaikan rasa terima kasih kepada :
1.      Isriani Hardini, MA. selaku dosen pengampu mata kuliah Bahasa Indonesia
2.      Berbagai pihak lain yang tidak mungkin kami sebutkan satu persatu yang telah membantu dalam penulisan makalah ini.
Dalam penyusunan makalah ini tentu jauh dari sempurna, oleh karena itu segala kritik dan saran sangat kami harapkan demi perbaikan dan penyempurnaan makalah ini dan untuk pelajaran bagi kita semua dalam pembuatan makalah-makalah yang lain di masa mendatang. Semoga dengan adanya makalah ini kita dapat belajar bersama demi kemajuan ilmu pengetahuan.



Pekalongan,  30 November 2016

Penulis



DAFTAR ISI
COVER ................................................................................................... i
KATA PENGANTAR ............................................................................ ii
DAFTAR ISI .......................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang ............................................................................ 1
B.   Rumusan Masalah ....................................................................... 2
C.   Tujuan Masalah ........................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN
A.  Strategi Pemasaran dalam Berwirausaha .................................... 3
B.   Mekanisme yang Digunakan dalam Wirausaha .......................... 5
C.   Faktor-faktor yang Mempengaruhi Strategi Pemasaran ............. 6
BAB  III PENUTUP .............................................................................. 10
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................... 11


 BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang
Dalam berwirausaha tentunya banyak aspek yang harus kita perhatikan dari mulai perencanaan sampai dengan strategi pemasaran. Disini kami akan membahas sedikit mengenai “PEMASARAN DALAM BERWIRAUSAHA”. Seperti yang kita ketahui bahwa pemasaran dalam wirausaha adalah salah satu faktor yang sangat penting. Jika kita tidak mempunyai strategi dalam pemasaran, maka kita tidak dapat mengetahui  akan dibawa kemana hasil produksi kita. Pemasaran dalam usaha bisa melalui Buzz marketing, Funneling, membuat club penggemar produk atau jasa, konsep aida, nilai tambah, teknik diskon, riset pasar dan pemasaran melalui internet.
Alasan judul makalah ini kami buat karena kami berharap pembaca bisa mengetahui bagaimana strategi pemasaran yang baik dalam berwirausaha. Seperti yang kita tahu saat ini wirausaha berlomba-lomba dalam menawarkan produknya agar laku keras di masyarakat. Pada era sekarang masyarakat lebih banyak yang menggunakan internet untuk melakukan pemasaran pada produknya karena memang sekarang banyak sekali sosial media untuk menunjang wirausaha mereka. Apalagi jika produsen menawarkan diskon besar-besaran sudah pasti produk yang kita jual akan laku keras. Peminatnya pun dari berbagai kalangan mulai anak muda hingga ibu rumahtangga. Diskon dan internet adalah salahsatu strategi yang bagus dalam berwirausaha.
Topik ini sangat penting dan menarik untuk dibahas karena ini bisa sebagai acuan para pengusaha baru dalam strategi pemasaran produknya. Mereka bisa melalukan berbagai cara dalam penjualan produknya, tidak terpaku hanya pada satu metode pemasaran saja. Karena dalam makalah ini kami membahas beberapa cara strategi pemasaran yang baik dan benar.

B.  Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah ini adalah sebagai berikut :
1.    Apa strategi pemasaran dalam sebuah wirausaha?
2.    Bagaimana mekanisme yang digunakan dalam wirausaha?
3.    Apa saja Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Strategi Pemasaran?

C.  Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :
1.    Menjelaskan bagaimana cara strategi pemasaran dalam berwirausaha yang   baik.
2.    Menjelaskan faktor-faktor  yang mempengaruhi strategi pemasaran dalam berwirausaha.



BAB II
PEMBAHASAN
A.   Perencanaan Atau Strategi Pemasaran
Beberapa wirausaha telah memulai bisnis mereka dengan produk atau jasa yang mereka kembangkan atau yang mereka minati secara mendalam. Kekeliruan mereka adalah menyangka bahwa pelanggan menginginkan produk atau jasa mereka. Padahal memciptakan permitaan itu menyerap banyak waktu, tenaga dan uang. Jika bisnis anda memasuki pasar yang tidak ada, sebagian besar waktu, tenaga uang anda akan dikeluarkan untuk menemukan pasar baru atau membujuk orang untuk mengubah pola pembelian nya dan membeli dari perusahaan anda bukan dari perusahaan pesaing anda.
Produk atau jasa anda hendaknya mampu memberikan cara yang lebih baik dalam melakukan sesuatu kepada pelanggan. Karena ukuran bisnis anda, anda tidak menjual kepada semua orang. Anda haruslah mengidentifikasi dan memusat  pada suatu pangsa-pangsa  tertentu dari pasar keseluruhan. Pangsa pasar dapat digolongkan  menurut pendapatan, daerah geografis, jenis kelamin, mode atau minat.[1]
Oleh karena itu kita membutuh kan perencanaan pasar. Perencanaan adalah proses menentukan bagaimana organisasi bisa mencapai tujuannya. Perencanaan adalah proses menentukan dengan tepat apa yang akan dilakukan organisasi atau mencapai tujuannya. Perencanaan juga bisa didefinisikan sebagai perkembangkan sisitem dari program tindakan yang ditunjukan pada pencapaian tujuan bisnis yang telah disepakati dengan proses analisis, Evaluasi, Seleksi di antara kesempatan- kesempatan yang diprediksi terlebih dahulu.[2]

Ada 10 langkah dalam perencanaan strategik :
1.         Membangun suatu visi yang jelas dan diterjemahkan menjadi pernyataan misi yang mempunyai arti .
2.         Mendefinisikan kompetensi iti perusahaan dan segmen pasarnya, dan meletakkan bisnis dalam posisi untuk dapat bersaing secara ekfektif.
3.         Melakukan penilaian terhadap kekuatan dan kelemahan perusahaan.
4.         Menganalisis sekeliling untuk mendapatkan peluang dan mencermati ancaman nyata yang dihadapi.
5.         Identifikasi faktor-faktor kunci untuk keberhasilan bisnis.
6.         Analisis para pesaing.
7.         Menciptakan tujuan dan cita-cita perusahaan.
8.         Formulasi pilihan-pilihan strategis dan memilih strategi yang sesuai.
9.         Menjabarkan perencanaan strategis kedalam rencana tindakan.
10.     Melakukan  pengndalian yang cermat.[3]

Program perencanaan mempuyai banyak keuntungan. Pertama membantu wirasuwastawan berorientasi ke masa depan. Wiraswastawan dipaksa untuk memproyeksikan apa yang akan mereka hadapi dimasa mendatang.Kedua, koordinasi keputusan. Keputusan hendaknya tidak dibuat sekarang tanpa adanya gagasan tentang bagaimana ia akan mempengaruhi keputusan yang harus dibuat besok. Fungsi perencanan membantu wirastawan dalam usahanya mengkoordinasikan keputusan. Tiga, perencanaan menekankan tujuan organisasional.karena tujuan organisosional adalah titik awal perencanaan, wiraswastawan secara konstan diingatkan dengan apa yang ingin dicapai organisasi mereka.[4]
B.  Mekanisme Dalam Kewirausahaan
Dalam mekanisme pemasaran seorang wirausaha harus mempunyai sikap pantang menyerah, tidak takut gagal, mempunyai imajinasi yang luas, selalu ingin tahu,  dan sering mencoba serta memiliki kemauan yang keras sebelum keberhasilan itu tercapai. Adapun langkah-langkah pemasarannya sebagai berikut:
1.    Mendefinisikan Situasi Bisnis
Situasi  bisnis adalah telaah dimana perusahaan itu berada. Wiraswastawan hendaknya menelaah kinerja produk dan perusahaan di masa lalu. Jika perusahaan tersebut merupakan usaha baru,latar belakang lebih bersifat pribadi dan menguraikan bagaimana produk/jasa dikembangkan dan mengapa ia dikembangkan (yaitu,terpenuhinya kebutuhan konsumen).   
2.    Mendefinisikan Segmen Pasar/Peluang dan Ancaman
Segmentasi pasar adalah proses membagi pasar kedalam kelompok homogen yang lebih kecil.Hal ini membantu wiraswastawan mendefinisikan peluang dan memberi pendekatan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang bisa di-manage.
3.    Kekuatan dan Kelemahan
Penting bagi wiraswasta untuk mempertimbangkan keunggulan dan kelemahan produk pada pasar yang dituju. Kurangnya dana untuk mendukung usaha promosi besar-besaran bisa diidentifikasi sebagai kelamahan.
4.    Penetapan Tujuan dan Sasaran
Sebelum keputusan strategi pemasaran bisa diuraikan, wirasuwastawan harus menetapkan tujuan dan sasaran pemasaran realistis dan spesifik. Sasaran dan tujuan tersebut harus menguraikan kemana perusahaan diarahkan dan menspesifikasi hal-hal seperti pangsa pasar, laba, penjualan (menurut wilayah dan daerah, penetrasi pasar, jumlah distributor, tingkat kesadaran, peluncuran produk baru, kebijakan penentuan harga, promosi penjualan, dan dukungan periklanan).
5.    Mendefinisikan Strategi Pemasaran dan Usaha yang Dilakukan
Sekali tujuan dan sasaran ditetapkan, wiraswastawan bisa mengembangkan strategi untuk mencapai tujuan tersebut. Strategi tersebut merespon pertanyaan : Bagaimana kita akan kesana? Penting sekali bahwa strategi dan tindakan yang diambil bersifat spesifik dan terperinci.
6.    Perencanaan Tanggung Jawab Implementasi
Penulisan rencana pemasaran hanya merupakan awal dari proses pemasaran. Rencana harus diimplementasikan dengan efektif untuk memenuhi tujuan yang diinginkan.
7.    Penganggaran Strategi Pemasaran
Keputusan perencanaan efektif  harus mempetimbangkan biaya-biyaya dalam implementasi tersebut.
8.    Monitor Kemajuan Usaha Pemasaran
Monitoring rencana melibatkan penjajakan hasil-hasil tertentu dari usaha pemasaran. Data penjualan menurut produk, daerah, perwakilan penjualan, dan tempat penjualan adalah hasil tertentu yang harus dimonitor.[5]
C.  Faktor-faktor yang Mempengaruhi Setrategi Pemasaraan
     Faktor-faktor yang mempengaruhi strategi pemasaran.
1.    Lingkungan Mikro
Lingkungan mikro terdiri dari para pelaku dalam lingkungan yang langsung berkaitan dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuannya untuk melayani pasar, yaitu :


a.       Perusahaan
Yaitu struktur organisasi perusahaan itu sendiri. Strategi pemasaran yang diterapkan oleh bagian manajemen pemasaran harus memperhitungkan kelompok lain di perusahaan dalam merumusan rencana pemaasarannya, seperti manajemen puncak, keuangan perusahaan, penelitian dan pengembangan, pembelian, produksi, dan akuntansi serta sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan, karena manajer pemasaran juga harus bekerja sama dengan para staff di bidang lainnya.
b.      Pemasok atau Supplier
adalah perusahan-perusahaan dan indifidu yang menyediakan sumberdaya yang dibutuhkan oleh perusahaan dan para pesaing untuk memproduksi barang dan jasa tertentu. Kadng kala perusahaan juga harus memperoleh tenagakerja, peralatan, bahan bakar, listik dan faktor-faktor lain.
c.       Para Pelanggan
Yaitu pasar sasaran suatu perusahaan yang menjadi konsumen atas barang atau jasa yang ditawarkan perusahan apakah individu-individu, lembaga-lembaga, organisasi-organisasi, dan sebagainya.
d.      Para pesaing
Dalam usahanya melayani kelompok pasar pelanggan, perusahaan tidaklan sendiri. Usaha suatu perusahaan untuk membangun sebuah sistem pemasaran yang efisien guna melayani pasar gelati disaingi oleh perusahaan lain. Sistem pemasaran yang diterapkan perusahaan dikelilingi dan dipengaruhi sekelompok pesaing. Para pesaing ini perlu diindetifiksi dan dimonitor segala gerakan dan tindakannya didalam pasar.
e.       Masyrakat Umum
Sebuah perusahaan harus memperhatikan sejumlah besar lapisan masyarakat yang tentusaja besar atau kecil menaruh perhatian terhadap kegiatan-kegiatan perusahaan, apakah mereka menerima atau menolak metode-metode dari perusahaan dalam menjalankan usahanya, karena kegiatan perusahaan pasti mempengaruhi minat kelompok lain, kelompok-kelompok ini lah, yang menjadi kelompok masyarakat umum. Masyarakat umum dapat mempelancar atau sebaliknnya dapat sebagai penghambat kemampuan perusahaan untuk mencapai sasarannya.
2.   Lingkungan Makro
Lingkungan makro terdiri dari kekuatan-kekuatan yang bersifat kemasyarakatan yang lebih besar dan mempengaruhi semua pelaku dalam lingkungan mikro perusahaan, yaitu :
a.       Lingkungan demografis atau kependudukan
Lingkungan demografis atau kependudukan menunjukkan keadaan keadaan dan permasalahan mengenai penduduk,seperti distribusi penduduk secara geografis, tingkat kepadatannya, kecenderungan perpindahan dari suatu tempat ketempat lain, distribusi usia, kelahiran perkawinan, ras, suku bangsa dan struktur keagamaan. Ternyata hal diatas dapat mempengaruhi strategi  pemasaran suatu perusahaan dalam memasarkan produknya karena publiklah yang membentuk suatu pasar.
b.      Lingkungan ekonomi
Lingkungan ekonomi menunjukkan sistem ekonomi yang diterapkan, kebijakan-kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan ekonomi , penurunan dalam  pertumbuhan pendapatan nyata, tekanan inflasi yang berlanjutan, perubahan pada pola belanja konsumen, dan sebagainya yang berkenaan dengan perekonomian.
c.       Lingkungan fisik
Lingkungan fisik menunjukkan kelangkaan bahan mentah tertentu yang dibutuhkan oleh perusahaan, peningkatan biaya energi, peningkatan angka pencemaran, dan peningkatan angka campur tangan pemerintah dalam pengelolaan dan penggunaan sumber-sumber daya alam.
d.       Lingkungan Teknologi
 lingkungan teknologi menunjukan peningkatan kecepatan pertumbuhan teknologi, kesempatan pembaharuan yang tak terbatas, biaya penelitian dan pengembangan, yang tinggi, perhatian yang lebih besar tertuju kepada penyempurnaan bagian kecil produk dari pada penemuan yang besar, dan semakin banyaknya peraturan yang berkenaan dengan perubahaan teknologi.
e.       Lingkungan Sosial atau Budaya
Lingkungan ini menunjukan keadaan suatu kelompok masyarakat mengenai aturan kehidupan, norma-norma dan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat, padangan masyarakat dan lain sebagainya yang merumuskan hubungan antar sesama dengan masyarakat lainnya serta lingkungan sekitarnya


BAB III
  PENUTUP

            Persaingan pasar saat ini sudah sangat pesat. Sudah banyak pengusaha-pengusaha yang memulai usahanya. Tidak mengenal usia, anak muda pun bisa berwirausaha asal tahu mekanisme dalam berwirausaha. Masyarakat pada era sekarangpun sangat konsumtif, ini menjadikan peluang para pengusaha dalam menjual produknya. Apalagi membeli barang saat ini tidak harus datang ke toko, kita bisa membeli barang melalui online. Ini merupakan salah satu strategi pemasaran yang sangat diminati para pengusaha saat ini.
            Dalam berwirausaha kita harus mengetahui minat para pelanggan secara mendalam. Mengetahui apa yang dibutuhkan konsumen saat ini agar produk kita banyak peminatnya. Maka dari itu, kita butuh perencanaan atau strategi pemasaran. Pemasaran dalam usaha bisa melalui Buzz marketing, Funneling, membuat club penggemar produk atau jasa, konsep aida, nilai tambah, teknik diskon, riset pasar dan pemasaran melalui internet.


DAFTAR PUSTAKA

Suhardi, Yusuf. 2011. Kewirausahaan. Bogor : Ghalia Indonesia
Prawirokusumo, Soeharto. 2010. Kewirausahaan dan Manajemen Usaha Kecil. Yogyakarta : BPFE



        1 Geoffrey G. Meredith et al,Kewirausahaan Teori Dan Peraktek(Jakarta: CV Teruna Grafica,2000),hlm231-232

       [2] Sonny umarsono,Kewirausahaan(Yogyakarta:Graha Ilmu,2010),hlm115-116
          [3] Prof.Dr.Soeharto Prawirokusumo,M.Sc,Kewirausahaan dan Manajemen Usaha Kecil(Yogyakarta:BPFE,2010),hlm 96-97
 [4] Sonny umarsono,Kewirausahaan(Yogyakarta:Graha Ilmu,2010),hlm117
[5] Sonny umarsono,Kewirausahaan(Yogyakarta:Graha Ilmu,2010),hlm124-126

Tidak ada komentar:

Posting Komentar